Kata-Kata Hari Ini
Silakan pilih bahasa. Setiap bahasa berada dalam jendela tersendiri.
KEGEMBIRAAN HATI
Ketika hati menemukan sukacita dalam Sabda Tuhan
“Jauhkanlah dari padaku jalan dusta, dan anugerahkanlah kepadaku Taurat-Mu.”
“Aku telah memilih jalan kebenaran, dan hukum-hukum-Mu telah kuletakkan di hadapanku.”
— Mazmur 119:29–30
Hati manusia selalu mencari tempat untuk berdiam.
Ia dapat mencari kegembiraan dalam keberhasilan, dalam penghargaan, dalam harta, dalam hubungan dengan sesama, bahkan dalam berbagai hal yang membuat hidup terasa nyaman. Namun kegembiraan seperti itu dapat datang dan pergi.
Ada kegembiraan yang lebih dalam: kegembiraan ketika hati menemukan kebenaran.
Pemazmur tidak berkata bahwa ia telah memiliki segala sesuatu. Ia berkata bahwa ia memilih jalan kebenaran. Kegembiraan hati lahir dari pilihan untuk berjalan bersama Sabda Tuhan.
“Untuk selama-lamanya, ya TUHAN, firman-Mu tetap teguh di sorga.”
“Kesetiaan-Mu dari keturunan ke keturunan; Engkau menegakkan bumi, sehingga tetap ada.”
— Mazmur 119:89–90
Sabda Tuhan tidak berubah mengikuti suasana hati manusia.
Kierkegaard mengingatkan bahwa manusia berdiri sebagai pribadi di hadapan Allah. Iman bukan sekadar mengetahui sesuatu tentang Allah, tetapi berani menempatkan seluruh keberadaan diri di hadapan-Nya.
Karena itu, kegembiraan hati bukan terutama perasaan bahwa semuanya berjalan sesuai keinginan kita.
Kegembiraan sejati adalah ketika hati berkata:
“Aku berada di hadapan-Mu, Tuhan.”
Gabriel Marcel berbicara tentang harapan sebagai suatu sikap keberadaan yang terbuka kepada misteri. Harapan bukan sekadar optimisme bahwa keadaan akan menjadi lebih baik. Harapan adalah kepercayaan bahwa hidup tidak pernah kehilangan maknanya ketika kita menyerahkan diri kepada Dia yang kita percayai.
Di sanalah hati menemukan kegembiraannya.
Karl Rahner membantu kita melihat manusia sebagai makhluk yang selalu terbuka kepada Misteri Allah. Kedalaman hati manusia tidak dapat dipenuhi oleh sesuatu yang terbatas. Di dalam lubuk terdalam dirinya, manusia merindukan Allah.
Maka kegembiraan hati bukan sekadar memiliki lebih banyak, melainkan menjadi lebih terbuka kepada Allah.
Hati yang terbuka kepada Allah dapat menangis tanpa kehilangan harapan.
Hati itu dapat mengalami kesunyian tanpa merasa ditinggalkan.
Hati itu dapat menghadapi ketidakpastian tanpa kehilangan arah.
Dan hati itu dapat bersukacita bahkan dalam kesederhanaan.
Sebab sumber kegembiraannya bukan keadaan dunia, melainkan kehadiran Tuhan.
“Sabda-Mu adalah rumah bagi hatiku.”
Ketika hati gelisah, Sabda-Mu memberi jalan.
Ketika hati lelah, Sabda-Mu memberi kekuatan.
Ketika hati terluka, Sabda-Mu memberi penghiburan.
Ketika hati kehilangan arah, Sabda-Mu menjadi terang.
Dan ketika hati bersukacita, Sabda-Mu mengajarkannya untuk bersyukur.
DOA
Tuhan,
ajarilah aku memilih jalan kebenaran.
Jauhkanlah dari hatiku segala sesuatu yang membuatku menjauh daripada-Mu.
Berikanlah kepadaku hati yang sederhana,
hati yang mampu mendengarkan,
hati yang mampu menunggu,
hati yang mampu berharap,
dan hati yang mampu bersyukur.
Biarlah kegembiraanku tidak bergantung pada apa yang kumiliki,
tetapi pada kenyataan bahwa Engkau hadir.
Biarlah Sabda-Mu tinggal di dalam hatiku.
Dan ketika aku tidak memahami jalan-Mu,
berikanlah kepadaku keberanian untuk tetap berjalan.
“Sabda-Mu tetap untuk selama-lamanya.”
“Engkau adalah sukacita hatiku.”
Amin.
Maru810
聖体奉仕会
2026年9月23日(水)
